Teknik & Strategi

Samurai Biru Menggila Rahasia Taktik Jepang di Kualifikasi Piala Dunia

Timnas Jepang, atau yang dijuluki Samurai Biru, benar-benar tampil beringas di awal Kualifikasi Piala Dunia ronde ketiga! Dua kemenangan telak mereka raih: menghancurkan China 7-0 di laga perdana, dan melibas Bahrain 5-0 di pertandingan kedua. Dengan hasil sempurna ini, Wataru Endo dan kawan-kawan kini memuncaki klasemen Grup C, grup yang sama dengan Indonesia.

Performa gemilang Jepang memang bukan hal baru. Di ronde kedua kualifikasi, mereka melaju sebagai juara grup dengan rekor fantastis: enam kemenangan dari enam laga, mencetak 24 gol, dan tak sekalipun kebobolan. Lantas, apa rahasia di balik kekuatan taktik Jepang yang mampu melibas lawan-lawannya dengan skor begitu telak? Mari kita bedah bersama!

Kembali ke Akar: Kejutan Taktik 3 Bek Moriyasu

Yang menarik, pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, membuat kejutan dengan kembali menggunakan pakem tiga bek. Formasi ini sebetulnya pernah mereka tinggalkan, namun terbukti sukses besar di Piala Dunia 2022 lalu, di mana Jepang secara mengejutkan mengalahkan raksasa seperti Jerman (2-1) dan juara Euro Spanyol (2-1) di babak penyisihan.

Sebelumnya, Jepang menggunakan pakem empat bek, dengan formasi 4-2-3-1 double pivot atau 4-1-4-1 single pivot di Piala Asia. Namun, di turnamen tersebut langkah mereka terhenti di perempat final setelah takluk dari Iran. Kegagalan ini seolah menjadi cambuk bagi Moriyasu untuk bereksperimen. Ia lantas mengubah pakem dari empat bek menjadi tiga bek, khususnya dengan formasi 3-4-2-1. Jepang sendiri baru kembali mengadopsi pakem tiga bek ini dalam empat laga terakhir mereka.

Solid di Belakang, Tetap Mematikan di Depan

Analisis menunjukkan bahwa perubahan taktik Moriyasu ini bertujuan untuk memberikan proteksi lebih di lini pertahanan, namun tanpa mengurangi kualitas serangan di depan. Di Piala Asia lalu, Jepang memang menghadapi masalah dalam fase bertahan dan transisi negatif dari menyerang ke bertahan. Contohnya, saat melawan Irak dengan empat bek, ruang antara fullback dan centerback di koridor half-space sering terekspos lawan, bahkan berujung pada gol Irak. Transisi dengan dua fullback yang sering naik seringkali hanya menyisakan dua centerback di belakang, membuat mereka mudah terekspos, apalagi Jepang sering bermain dengan garis pertahanan tinggi.

Dengan pakem tiga centerback, Jepang memiliki satu pemain tambahan di lini belakang, sehingga setiap koridor bisa ditutup lebih baik. Transisi dari menyerang ke bertahan juga menjadi lebih aman karena ada tiga centerback sebagai rest defense di belakang. Hasilnya? Pakem tiga bek terbukti membuat pertahanan Jepang makin solid. Mereka selalu menang di empat laga terakhir dan hanya kebobolan dua shot on target ke gawang mereka.

Meskipun ada argumen bahwa minimnya shot on target dan clean sheet ini disebabkan kualitas lawan yang tidak seimbang, perlu diingat bahwa di Piala Asia, Jepang juga menghadapi tim-tim di bawah mereka (seperti Vietnam, Bahrain, dan Indonesia) dan tetap kebobolan di setiap pertandingan. Mereka bahkan tidak merasakan satu pun clean sheet di turnamen itu.

Pakem tiga bek memang identik dengan taktik yang lebih bertahan, dan ini memang menjadi tujuan Jepang untuk memperbaiki aspek defensif mereka. Namun, yang luar biasa adalah, bermain dengan tiga bek tidak membuat Jepang kehilangan daya gedor di lini depan. Dengan pakem ini, mereka tetap tampil dominan di empat laga terakhir dengan penguasaan bola hampir selalu di atas 70% dan mampu mencetak 22 gol dari empat pertandingan.

Membangun Serangan dengan Struktur 3-2 dan Wingback Ofensif

Saat membangun serangan, Jepang menerapkan struktur 3-2: tiga bek di lini pertama, dua gelandang di tengah, dan dua wingback di area lebar. Kombinasi centerback dan dua gelandang saat build-up ini menciptakan situasi unggul jumlah dan memperkuat koneksi, terutama jika lawan hanya menggunakan sedikit tekanan di depan. Lima pemain ini juga bisa digunakan untuk memancing press lawan naik, seperti yang terlihat saat mereka melakukan umpan-umpan di belakang, memancing blok press China naik, dan dengan mudah melewatinya memanfaatkan wingback di area lebar.

Yang menarik dari formasi Jepang ini adalah Moriyasu menggunakan winger murni untuk bermain di posisi wingback, yaitu Mitoma di kiri dan Ritsu Doan di kanan. Penggunaan winger murni sebagai wingback menjadi salah satu faktor Jepang tetap ofensif dalam fase menyerang. Mitoma dan Doan akan naik mengisi area lebar di koridor sayap. Di tengah, ada dua gelandang serang, Minamino dan Kubo, yang menopang striker Ayase Ueda. Dua gelandang serang ini bisa lebih melebar untuk menempati koridor half-space dan juga bisa lebih sempit berdekatan dengan striker di tengah.

Kubo dan Minamino sering bergerak melebar di samping lini kedua lawan untuk menjemput bola progresif dari belakang. Saat mereka bergerak turun, wingback di area lebar akan tetap di depan untuk mengikat fullback atau wingback lawan. Skema ini juga yang menjadi awal proses gol keempat mereka saat menghadapi Bahrain, di mana Kamada (yang bermain di posisi nomor 10) bergerak turun menjemput bola, mengekspos ruang di samping gelandang lawan yang sebelumnya sudah tertarik untuk bertahan kompak di satu sisi. Kamada lalu melepaskan through pass kepada Mitoma yang melakukan run in behind diagonal, mengekspos ruang di belakang backline Bahrain. Winger Brighton itu kemudian melepaskan cutback ke tengah yang dengan mudah diselesaikan oleh Morita dengan tap-in.

Kreativitas Serangan dan Ancaman Crossing

Selain itu, set play serangan yang sering dilakukan Jepang adalah dengan pergerakan gelandang serang yang mengekspos ruang antara fullback dan centerback pada koridor half-space. Biasanya bola diumpan ke wingback untuk menarik fullback lawan melebar, lalu gelandang serang akan bergerak untuk mengekspos ruang bersamaan dengan through pass yang dilepaskan wingback.

Saat menyerang, area lebar di koridor sayap memang menjadi kekuatan Jepang lewat wingback yang mereka miliki. Di sisi kanan, Kubo dan Ritsu Doan sering melakukan rotasi posisi dari area lebar dan melepaskan crossing ke kotak penalti. Namun, ini bukan crossing sembarangan, Jepang sudah mempersiapkan skema ini dengan matang. Mereka tidak memiliki striker berpostur tinggi, sehingga Jepang menempatkan banyak pemain di kotak penalti agar memiliki lebih banyak opsi penerima crossing dan bisa unggul jumlah dari dua centerback lawan.

Selain itu, crossing juga bisa dilepaskan ke tiang jauh, menargetkan wingback yang bergerak dari blind side atau titik buta bek terluar lawan. Gol kedua saat melawan China tercipta dari skema crossing ke tiang jauh ini, terlihat Mitoma yang tidak terdeteksi pergerakannya. Untuk menunjang fase menyerang, tidak jarang centerback terluar Jepang mengaktifkan peran sebagai wide centerback yang bisa bergerak naik untuk membantu serangan ketika diperlukan.

Dengan pakem tiga bek, Jepang menjelma menjadi tim yang lebih seimbang: kuat dalam bertahan namun tidak kehilangan produktivitasnya di depan. Tim Samurai Biru jelas akan menjadi lawan terberat Indonesia pada ronde ketiga kualifikasi ini. Patut kita tunggu bagaimana duel antara keduanya yang baru akan terjadi di bulan November nanti!

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
516519508504506491511515513507503499505493483514500479502489488485512501495496480486517518497498487484490481492494509510123142128136127130121131145147111112134135152156107125122141106119124129113114154155120126115116146149148153132133150151data analytics dinamika monitoring rtp mahjong fleksibelinovasi data analytics evaluasi rtp mahjong bertahapstrategi mengenal fitur bonus pragmatic play lebih dekatstarlight princess kembali naik daun di pencarian googleslot online dan perubahan kebiasaan konsumsi konten game digitalmengenal tren slot online yang sering dibahas pengguna internetanalisis lengkap mengenai fenomena slot online di media sosialmengapa topik slot online terus menarik perhatian pembaca digitalBocoran Pola RTP Game Mahjong Ways dari Sistem Pemantauan Permainan DigitalInformasi Pola RTP Game Mahjong Ways Terupdate Dari Bocoran Admin Pusatsuper scatter sajikan bonus infinity reward yang penuh peluangstarlight princess sajikan bonus galaxy shine event yang berkilaukajian slot online yang mengamati perkembangan permainan wild west gold dan aktivitas komunitaskajian slot online yang mengamati perkembangan permainan ganesha fortune dan tren komunitaskajian teknologi infrastruktur adaptif di mahjong ways 2 mendorong perkembangan platform masa depanpendekatan monitoring cerdas berbasis algoritma pada pg soft memperkuat fondasi sistem interaktifinformasi rtp live yang mengulas perkembangan permainan ganesha fortune dan tren permainaninformasi rtp live yang mengulas perkembangan permainan ganesha fortune dan tren komunitassuper scatter bagikan bonus mega scatter celebrationslot pragmatic play tawarkan bonus golden crown celebration456789kajian teknologi infrastruktur adaptif di pg soft mendorong perkembangan platform masa depantrik evaluasi inovasi rtp mahjong ways fleksibelinformasi rtp live yang mengulas perkembangan permainan fortune olympus dan tren komunitascerita unik bendera pendemo mbg berdampingan dengan banner situs slotcatatan penting sebelum mencoba mahjong ways untuk pertama kalisuper scatter tawarkan bonus scatter royal celebrationfenomena slot online yang sering menjadi bahan pembahasan komunitasulasan fitur buy spin dan risikonya menurut pendemoteknik membaca pola rtp game online untuk meningkatkan efisiensi bermainpanduan pendemo mbg menelusuri momen menarik di starlight princess secara bertahapsuasana bermain yang lebih nyaman dengan langkah sederhanaketika suara teriakan orasi tenggelam oleh efek suara scattermengenal cara bermain dengan persiapan yang lebih matangsuper scatter tawarkan bonus super scatter party yang meriahpola lucky neko paling gacor rekomendasi suhu mbgcara pintar memulai permainan dengan rasa lebih percaya diriinformasi jam hoki yang membahas pola permainan ganesha fortune dan tren permainanrahasia mbg dalam mengamati siklus wild bandito dari berbagai perspektif