Masa Depan J. Idzes Usai Degradasi Venezia: Jadi Incaran Inter Milan, Bologna hingga AC Milan!

Menjelang musim baru 2025/2026, masa depan kapten timnas Indonesia, Jordi Amat Idzes, bersama klub Italia Venezia mulai dipenuhi spekulasi. Bek tangguh berusia 24 tahun itu dikabarkan masuk daftar jual setelah timnya resmi terdegradasi dari Serie A.
Venezia gagal bertahan di kasta tertinggi Liga Italia, dan situasi tersebut membuat beberapa klub elit Italia langsung bersiap memburu jasa Idzes. Mulai dari Bologna, Inter Milan, hingga AC Milan, disebut-sebut tertarik merekrut pemain kelahiran Meijel, Belanda ini—yang kini sudah menjadi pilar utama Garuda.
Kode Keras dari Rekan Setim di Timnas
Spekulasi transfer Idzes kian menguat setelah momen menarik terekam dalam sesi latihan timnas Indonesia di Bali United Training Center, Pantai Purnama, Gianyar. Dalam video yang diunggah akun Instagram @blopersfootball, gelandang timnas Joey Pelupessy tampak menyambut gol Idzes dengan meneriakkan, “Serie A, boy, Inter Milan!”.
Ucapan itu seolah menjadi petunjuk bahwa kepindahan sang bek ke klub raksasa Italia, Inter Milan, bukan isapan jempol semata.
Statistik Membuktikan: Bek Tangguh yang Tak Terbantahkan
Sepanjang musim 2024/2025, Idzes tampil luar biasa bersama Venezia. Ia dipercaya sebagai kapten tim dan menjadi tembok kokoh di lini belakang. Menurut laporan dari Calciomercato, performa solidnya membuat banyak klub papan atas Italia kini berebut untuk mendapatkan tanda tangannya.
Salah satu klub yang paling serius adalah Bologna, sang juara Coppa Italia 2024/2025. Ketertarikan mereka bukan tanpa alasan—Idzes tampil gemilang dalam laga melawan Bologna pada bulan Maret lalu, mencatat:
- 5 sapuan bersih
- 3 blok krusial
- 2 intersepsi
- 3 tekel sukses
Sementara dalam laga kontra Torino awal Mei lalu yang berakhir imbang 1-1, Idzes kembali dipercaya mengenakan ban kapten dan sukses meredam lini serang lawan.
Inter Milan Serius Pantau Idzes
Sumber internal menyebutkan bahwa Inter Milan telah memantau performa Idzes sejak Maret 2025. Klub yang baru saja menjadi finalis Liga Champions ini tengah mencari pengganti jangka panjang untuk Francesco Acerbi dan Stefan de Vrij yang mulai rentan cedera.
Idzes dinilai cocok untuk proyek jangka panjang yang digagas pelatih Simone Inzaghi, apalagi ia mampu menghadapi striker top seperti Romelu Lukaku, Mateo Retegui, hingga Artem Dovbyk.
Jika transfer ini terwujud, Idzes akan mencatat sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang memperkuat Inter Milan. Langkah monumental ini tentunya akan membuka pintu besar bagi para pemain muda Indonesia yang bercita-cita menembus kompetisi Eropa.
Masuk Daftar 100 Pemain Terbaik Serie A
Meskipun timnya terdegradasi, performa pribadi Idzes tetap mendapat pengakuan. Dalam daftar 100 pemain terbaik Serie A musim 2024/2025 versi TuttoMercato, nama Idzes berada di posisi ke-67—unggul dari beberapa nama besar seperti:
- Leandro Paredes (73)
- Federico Gatti (78)
- Mateo Darmian (91)
- Rafael Leão (76)
Puncak daftar tersebut ditempati gelandang Napoli, Scott McTominay, yang tampil luar biasa musim ini.
Rekam Jejak Mengagumkan di Musim Pertama Serie A
Musim 2024/2025 merupakan debut Idzes di Serie A. Meski baru semusim, ia tampil konsisten dalam 35 laga, mencetak satu gol, dan berperan penting sebagai pemimpin tim di tengah kesulitan Venezia bertahan di papan bawah klasemen. Bahkan saat klubnya harus turun kasta bersama Empoli dan Monza, nama Idzes tetap dielu-elukan oleh pengamat sepak bola Italia.
Ketegasan dan Kepemimpinan Idzes di Lapangan
Tak hanya kuat dalam bertahan, Idzes juga dikenal sebagai sosok pemimpin sejati. Ia dipercaya mengenakan ban kapten Venezia dan tampil dewasa dalam mengarahkan rekan-rekan setimnya di lapangan. Tak heran bila banyak klub elit meliriknya untuk memperkuat barisan belakang mereka musim depan.
Menurut laporan terbaru, selain Inter Milan dan Bologna, klub-klub lain seperti Juventus dan Torino juga turut memantau situasi kontraknya. Idzes masih terikat hingga 2027, namun degradasi Venezia membuat peluang kepindahannya semakin besar.
Fokus Bersama Timnas Indonesia
Sementara rumor transfer terus bergulir, Idzes tetap fokus menjalani tugas negara. Ia tengah bersiap membela timnas Indonesia dalam dua laga krusial kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia:
5 Juni 2025 vs Tiongkok
10 Juni 2025 vs Jepang
Kedua laga akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), dan kemenangan atas Tiongkok menjadi harga mati jika skuad Garuda ingin melangkah ke fase selanjutnya.
Idzes, yang kemungkinan besar kembali dipercaya sebagai kapten, menjadi harapan besar di lini pertahanan timnas Indonesia. Kepemimpinan dan pengalamannya di Eropa diharapkan mampu menjadi pembeda dalam pertandingan penting nanti.
Kesimpulan
Jordi Idzes tengah berada di persimpangan besar dalam kariernya. Meski baru semusim tampil di Serie A, ia telah menunjukkan kualitas kelas atas sebagai bek tengah. Ketertarikan dari klub-klub besar seperti Inter Milan, Bologna, dan AC Milan jadi bukti nyata bahwa pemain keturunan Semarang ini bukan pemain biasa.
Jika benar Idzes bergabung dengan salah satu klub elite Serie A, bukan hanya kariernya yang melejit, tetapi juga akan membawa nama Indonesia lebih harum di kancah sepak bola dunia.






