Fakta-fakta Pencopotan Kepala BIN Budi Gunawan yang mana Digantikan Herindra

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberhentikan Kepala BIN Budi Gunawan . Keputusan ini sudah dikonfirmasi Ketua DPR Puan Maharani yang digunakan menyebutkan telah menerima surat pemberhentian pada Kamis (10/10/2024).
Budi Gunawan telah terjadi menjadi Kepala BIN sejak September 2016 menggantikan Sutiyoso. Dia dilantik serta diambil sumpahnya oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di dalam Istana Negara, Jakarta.
Sekitar 8 tahun menjadi Kepala BIN, Budi Gunawan mengakhiri masa jabatannya pada Oktober 2024. Kedudukan Kepala BIN dijabat Muhammad Herindra yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Defense (Wamenhan).
Fakta Pencopotan Kepala BIN Budi Gunawan
1. Administrasi Jadi Alasan Pemberhentian
Presiden Jokowi mengungkap alasannya mencopot Budi Gunawan dari jabatan Kepala BIN semata-mata sebatas alasan administrasi.
“Itu administrasi saja. Administrasi artinya akibat kepala BIN yang mana baru akan dilantik bersama-sama dengan menteri pada 21 Oktober,” ujar Jokowi usai meresmikan Jalan Tol Indrapura-Kisaran, Sumatera Utara, Rabu (16/10/2024).
2. Sudah Dibicarakan dengan Presiden Terpilih
Pencopotan Budi Gunawan pada akhir masa jabatan Presiden Jokowi menuai sorotan. Pasalnya, hal ini terjadi hanya sekali sekitar 5 hari sebelum Jokowi lengser.
Menanggapi itu, Jokowi mengatakan pemberhentian BG telah lama dibicarakan dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto.
“Sehingga itu dilaksanakan serta kita juga sudah pernah berbicara dengan Pak Prabowo. Itu menghadapi pernyataan dari Pak Prabowo,” kata Jokowi.
3. Digantikan Wamenhan
Sejalan dengan pemberhentian Budi Gunawan, Jokowi menunjuk Wakil Menteri Perlindungan (Wamenhan) Muhammad Herindra sebagai Kepala BIN. Ketua DPR Puan Maharani menuturkan nama itu sudah ada diajukan Jokowi untuk DPR melalui Surat Presiden (Surpres).
Setelah ini, prosedur dari DPR selanjutnya mengatur fit and proper test atau uji kelayakan lalu kepatutan terhadap calon Kepala BIN.
4. Tuai Beragam Tanggapan
Keputusan Presiden Jokowi mencopot Budi Gunawan dari Kepala BIN menuai beragam tanggapan. Salah satunya datang dari pengamat urusan politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia yang digunakan mengumumkan langkah ini menjadi upaya Jokowi untuk memotong hubungan PDIP dengan Prabowo.
Sementara itu, analis urusan politik dan juga isu intelijen Boni Hargens berpendapat penunjukan Herindra sebagai Kepala BIN menjadi langkah strategis untuk menguatkan program pemerintahan baru Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Salah satu alasannya dikarenakan Herindra dikenal sebagai sosok yang tersebut dekat dengan Prabowo. Bukti mudahnya, ia sudah pernah menjadi pendamping Prabowo sebagai Wamenhan sejak 2020.
5. Budi Gunawan Masuk Radar Kabinet Prabowo-Gibran
Terlepas dari pencopotannya sebagai Kepala BIN, Budi Gunawan santer dikabarkan masuk bursa menteri di area pemerintahan Prabowo-Gibran. Sinyal itu semakin menguat kala BG terlibat mengunjungi pembekalan calon menteri dalam Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Rabu (16/10/2024).
Kehadiran Budi Gunawan dikonfirmasi Komandan Detasemen Pengawalan Khusus Menteri Perlindungan Prabowo Subianto, G Borlak. “Pak Budi Gunawan (hadir), terakhir datang,” kata G Borlak dalam Hambalang, Rabu (16/10/2024).






