Timnas Indonesia Mulai Latihan Jelang Hadapi China, Emil Audero Siap Jalani Debut di GBK!

Jakarta – Jelang laga krusial kontra Timnas China dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia memulai latihan perdana mereka di Stadion Madya, Gelora Bung Karno, Senin malam (2 Juni 2025).
Suasana latihan dipenuhi semangat para pemain Garuda yang baru saja kembali dari pemusatan latihan di Bali. Pelatih kepala Patrick Kluivert, bersama asistennya Alex Pastoor, terlihat aktif memberi arahan dalam sesi latihan perdana di Jakarta ini. Skuad Merah Putih dijadwalkan akan menjamu China di SUGBK pada Kamis, 5 Juni 2025, sebelum terbang ke Jepang untuk laga berikutnya pada 10 Juni 2025 di Suita City Football Stadium.
Emil Audero Siap Jadi Kiper Utama
Salah satu sorotan utama dalam sesi latihan ini adalah kehadiran kiper berdarah Indonesia-Italia, Emil Audero Mulyadi. Mantan penjaga gawang Juventus dan Inter Milan itu dipastikan bakal menjadi pilihan utama, menggantikan Marten Paes yang absen akibat akumulasi kartu kuning. Audero yang baru saja bergabung resmi dengan timnas, siap menjalani debutnya di laga penting melawan China.
Dengan pengalamannya di kompetisi Eropa, Audero dinilai sebagai sosok paling tepat untuk mengawal gawang Garuda di tengah tekanan besar pertandingan.
Absennya Sejumlah Pilar Penting
Sayangnya, timnas Indonesia tidak dapat menurunkan kekuatan penuh. Lima pemain inti dipastikan absen:
- Marten Paes (akumulasi kartu)
- Marcelino Ferdinand (cedera)
- Ragnar Oratmangun (cedera)
- Eliano Reinders (mendampingi istri melahirkan)
- Sandy Walsh (cedera)
Kondisi ini membuat Kluivert harus merombak strategi. Formasi 3-4-2-1 dipilih sebagai andalan, dengan mengandalkan kombinasi pemain naturalisasi dan lokal yang tampil cemerlang sepanjang musim ini.
Trio Tangguh di Lini Belakang
Di sektor pertahanan, Justin Hubner, Rizky Ridho, dan J. Ides akan membentuk trio kokoh untuk melindungi gawang Indonesia. Ketiganya terbukti solid dan hanya menelan satu kekalahan saat menghadapi Jepang, salah satu tim terkuat di Asia.
Bek kanan dan kiri akan diisi oleh Kevin Diks dan Calvin Verdonk. Diks yang baru bergabung sejak Minggu (1 Juni) langsung mengikuti latihan, menunjukkan komitmennya untuk pertandingan besar ini. Sementara Verdonk selalu tampil konsisten dan belum pernah tergantikan sejak debut bersama timnas.
Taktik Kreatif di Lini Tengah
Untuk lini tengah, kombinasi Tom Hay dan Joe Pelupessy akan menjadi poros permainan. Hay dipercaya sebagai kreator serangan utama Garuda, sementara Pelupessy bertugas merebut bola dan memutus aliran serangan lawan. Kehadiran dua gelandang ini diperkirakan memberi keseimbangan antara lini belakang dan depan.
Lini Serang Dipimpin Egi, Lilipaly, dan Oly Romeny
Di lini depan, Timnas Indonesia akan mengandalkan Egy Maulana Vikri, Stefano Lilipaly, dan Oly Romeny.
Egy Maulana, pemain Dewa United, tampil luar biasa di Liga 1 musim ini dengan mencetak 12 gol dan 7 assist. Ia akan mengisi sisi kanan serangan.
Stefano Lilipaly, yang kembali memperkuat timnas setelah beberapa tahun absen, menggantikan posisi Ragnar di sisi kiri. Pengalaman dan akurasi umpannya diharapkan membuka banyak peluang.
Oly Romeny akan menjadi targetman utama. Dalam dua penampilannya bersama Garuda, ia telah mencetak dua gol. Kecepatannya dan naluri golnya diyakini bisa menjadi ancaman nyata bagi pertahanan China.
Adu Pemain Naturalisasi: Indonesia vs China
Laga Indonesia vs China bukan hanya adu strategi, tapi juga adu kualitas para pemain naturalisasi. Dari 32 pemain Indonesia, 19 di antaranya merupakan pemain naturalisasi. Nama-nama seperti Emil Audero, Kevin Diks, Justin Hubner, hingga Ivar Jenner mencerminkan pendekatan agresif PSSI dalam membangun kekuatan tim nasional.
- China pun tidak kalah. Dalam daftar skuad mereka, terdapat pemain seperti:
- Jiang Guangtai alias Tyias Browning (bek naturalisasi dari SH Port),
- Yang Mingyang, gelandang kelahiran Basel, Swiss,
dan Serginho, penyerang berdarah Brasil yang sudah debut bersama China pada Maret 2025.
Misi Tiga Poin di GBK
Saat ini, Indonesia berada di posisi keempat klasemen Grup C dengan 9 poin dari 8 laga (2 menang, 3 imbang, 3 kalah). Laga melawan China menjadi krusial untuk menjaga peluang lolos ke fase berikutnya.
Kemenangan di SUGBK akan menjadi suntikan moral besar sebelum terbang ke Jepang. Patrick Kluivert telah mengisyaratkan bahwa timnya akan tampil menyerang dan tak gentar melawan kekuatan fisik serta kecepatan pemain-pemain China.
Dukungan Publik dan Harapan Garuda
Dengan ditutupnya beberapa akses di Stadion Madya demi kenyamanan latihan, terlihat betapa pentingnya pertandingan ini. Para suporter dan pecinta sepak bola Indonesia tentu berharap timnas mampu tampil maksimal dan mempersembahkan kemenangan bagi Merah Putih.
Debut Emil Audero, kembalinya Lilipaly, serta tajamnya Egy dan Romeny di lini depan menjadi modal kuat menghadapi duel panas kontra China.
Kesimpulan
Pertandingan Timnas Indonesia vs China pada 5 Juni 2025 bukan sekadar laga kualifikasi biasa. Ini adalah penentuan arah perjuangan skuad Garuda di kancah Asia. Meski banyak pemain absen, komposisi yang ada cukup menjanjikan. Semua mata tertuju pada Emil Audero yang akan memulai debutnya, serta perpaduan apik pemain muda dan berpengalaman yang siap membawa Garuda terbang tinggi.






