Di Nintendo juga Lainnya, Arab Saudi Belanja Saham Kepemilikan Korporasi Game Planet

Jakarta – Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi berada dalam fokus memupuk pundi-pundi kekayaan pada sektor game. Mengutip dokumen Kementerian Keuangan Arab Saudi, PIF memiliki saham sebesar 8,58 persen pada Nintendo, meningkat dari 5,01 persen yang tersebut awalnya diperoleh pada 2022.
Langkah PIF menambah kepemilikan di dalam Nintendo sejalan dengan tujuan ketika ini dari eksekutif Arab Saudi yang mana tidak ada lagi bergantung pada satu sektor, yaitu sektor minyak, melalui upaya diversifikasi ekonomi. Selain kepemilikan di Nintendo, PIF juga miliki saham sebesar 8,97 persen pada sebuah perusahaan induk video game, hiburan, kemudian anime Jepang, Koei Tecmo.
Selain itu, yayasan amal milik putra mahkota sekaligus Awal Menteri Arab Saudi Mohammed Bin Salman, MiSK, juga terhubung dengan penerbit serta pengembang video game Negeri Matahari Terbit lainnya, Shin Nihon Kikaku (SNK). Mengutip laman The Verge, hubungan Arab Saudi dengan SNK terjalin lantaran MBS melalui Electronic Gaming Development Company (EDGC) yang tersebut berada di dalam bawah naungan Mohammed Bin Salman Foundation mengakuisisi 96,18 persen saham SNK Corporation pada 5 April 2022.
Di sisi SNK, perkembangan terbaru mengumumkan bahwa Fatal Fury: City of the Wolves yang tersebut masih di tahap pengembangan akan berkolaborasi dengan megabintang sepak bola, Cristiano Ronaldo. Rencana kolaborasi ini dimuat, antara lain, oleh artikel ke web The Gamers pada Senin, 7 Oktober 2024.
Selain meluncurkan terobosan melalui SNK, PIF juga dilaporkan telah lama melakukan penanaman modal sebesar 3 miliar dolar Amerika ke perusahaan penerbit game pada Amerika, yakni Activision, EA, kemudian Take-Two melalui pembelian saham. Gebrakan itu juga dihadiri oleh dengan pembangunan ekonomi sebesar 1 miliar Simbol Dolar pada perusahaan pengembang game Capcom (Jepang) dan juga Nexon (Korea Selatan), cukup untuk lebih tinggi dari 5 persen saham. Pengembangan Usaha tambahan sebesar $1 miliar juga direalisasikan ke Embracer Group dari Swedia pada 2022.
Dengan kata lain, ini semua adalah langkah yang sesuai dengan tren penanaman modal Arab Saudi. Piala Bumi Esports pertama juga diadakan di dalam Arab Saudi pada awal Juli, menjadikannya sebagai segmen lain dari sektor video game yang tersebut diinvestasikan oleh negara tersebut, sejalan dengan penanaman modal lainnya dalam bidang olahraga kemudian hiburan.
Perihal strategi pembangunan ekonomi Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Bandar bin Sultan Al-Saud mengkaji rencana negara tersebut. “Selalu ada peluang,” ujarnya. Namun, setiap peningkatan kepemilikan bukan akan direalisasikan secara agresif.
Menurut dia, PIF akan terlebih dahulu mencari persetujuan dari mitra-mitranya. “Penting untuk menyimpan komunikasi agar semua berjalan dengan baik,” ujarnya. “Kami tiada ingin terburu-buru di mengambil keputusan.”
BAYU MENTARI
Artikel ini disadur dari Di Nintendo dan Lainnya, Arab Saudi Belanja Saham Kepemilikan Perusahaan Game Dunia






