Muhaimin Iskandar Klaim Belum Pernah Bahas Kabinet bersatu Prabowo

Jakarta – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengaku belum mengeksplorasi susunan menteri kabinet dengan presiden terpilih Prabowo Subianto. Dia mengaku baru bertemu Prabowo pada momen rapat koordinasi legislatif PKB dalam Hotel Sahid, Jakarta, pada Kamis, 10 Oktober 2024.
“Baru ketemu hari ini, belum pernah mengeksplorasi perihal menteri. Jangankan bahas menteri, ketemu aja enggak pernah,” kata Muhaimin ketika ditemui usai pengaktifan rakornas legislatif PKB, Kamis, 10 Oktober 2024.
Soal kemungkinan jatah menteri untuk PKB, Muhaimin mengemukakan sepenuhnya terhadap Prabowo. Dia meyakini Prabowo punya rencana tersendiri persoalan komposisi menteri yang tersebut akan mengisi kabinet mendatang.
Kendati demikian, Muhaimin mengungkapkan siap kapan pun bila mendapatkan panggilan dari Prabowo. PKB, kata dia, juga akan siap bila diajak terlibat pada kabinet pemerintahan Prabowo. “Pokoknya kami stand by, kalau diajak ketemu, ya, siap,” katanya.
Saat ditanya lebih banyak lanjut prospek pos kementerian yang tersebut akan diisi kader PKB, Muhaimin enggan memberikan tanggapan. Muhaimin juga tiada ingin berandai-andai pos kementerian yang tersebut pernah ditempati kader PKB akan diberikan kembali. “Jangan terlalu jarak jauh lah, ketemu cuma baru kali ini,” katanya.
Sebelumnya terdapat dua kader PKB yang digunakan ditunjuk sebagai menteri pada kabinet Presiden Joko Widodo. Mereka adalah Ida Fauziyah yang menjabat sebagai Menteri Ketenagakerjaan; juga Abdul Halim Iskandar sebagai Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan juga Transmigrasi.
Namun pada penghujung periode pemerintahan Jokowi, keduanya mundur setelahnya dinyatakan terpilih sebagai anggota DPR periode 2024-2029.
Adapun PKB resmi menyatakan bergabung ke pada Koalisi Nusantara Maju pasca Prabowo-Gibran dinyatakan terpilih pada Pilpres 2024. Pada Pilpres 2024, PKB berkoalisi dengan Nasdem lalu PKS.
Artikel ini disadur dari Muhaimin Iskandar Klaim Belum Pernah Bahas Kabinet bersama Prabowo






