Zulkifli Syukur Berpeluang Jadi Asisten Pelatih Timnas Indonesia di Bawah Patrick Kluivert

Zulkifli Syukur, pelatih Persela Lamongan di Pegadaian Liga 2 2024/2025, mendapat kesempatan emas untuk menjadi bagian dari staf pelatih Timnas Indonesia. PSSI, melalui pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, sedang mencari dua asisten pelatih lokal, dan Zulkifli memiliki peluang besar untuk mengisi salah satu posisi tersebut.
“Alhamdulillah atas kesempatan yang sudah diberikan dalam sesi wawancara dengan staf pelatih Timnas Indonesia,” ungkap Zulkifli Syukur. “Ini adalah kesempatan yang sangat berharga dalam perjalanan karier saya. Tidak semua orang bisa mendapatkannya. Terima kasih PSSI, Bapak Erick Thohir, dan staf pelatih Patrick Kluivert,” tambahnya, menunjukkan rasa syukurnya atas kesempatan ini.
Perjalanan Karier Zulkifli Syukur: Dari Pemain Bintang Hingga Pelatih Berprestasi
Zulkifli Syukur bukanlah nama baru di kancah sepak bola Indonesia. Perjalanannya sebagai pemain dan pelatih membuktikan dedikasi dan kualitasnya.
Karier Gemilang Zulkifli Syukur di Timnas Indonesia
Sebelum terjun ke dunia kepelatihan, Zulkifli Syukur adalah andalan Timnas Indonesia sebagai bek sayap kanan. Berdasarkan data Transfermarkt, ia mencatatkan 32 penampilan bersama Skuad Garuda antara tahun 2010 hingga 2014.
Zulkifli aktif membela Timnas Indonesia di berbagai ajang bergengsi, termasuk Piala AFF 2010 dan 2014, Kualifikasi Piala Dunia 2014, serta Kualifikasi Piala Asia 2015. Penampilan terakhirnya bersama Timnas Indonesia tercatat pada 15 November 2014, saat ia menjabat sebagai kapten dalam laga melawan Suriah yang berakhir dengan kekalahan 0-2.
Jejak Karier Zulkifli Syukur sebagai Pemain Profesional
Zulkifli memulai karier sepak bolanya bersama Persim Minahasa pada tahun 2005. Perjalanan klubnya cukup panjang, berpindah dari Pupuk Kaltim (2006), Arema FC (2008), hingga Persib Bandung (2011).
Setelah itu, ia memperkuat Mitra Kukar (2012), Borneo FC (2016), PSM Makassar (2017), Sriwijaya FC (2019), dan Adhyaksa FC (2022) sebelum akhirnya memutuskan pensiun pada tahun 2023.
Dua Gelar Juara Bergengsi di Level Klub
Prestasi Zulkifli Syukur di level klub pun tak kalah mentereng. Ia berhasil meraih dua gelar juara yang membuktikan kapasitasnya sebagai pemain top.
Zulkifli turut membawa Arema FC meraih gelar juara Indonesia Super League 2009/10. Tak hanya itu, ia juga mempersembahkan gelar Copa Indonesia 2018/19 untuk PSM Makassar dan Piala Jenderal Sudirman 2015 bersama Mitra Kukar.
Kiprah Zulkifli Syukur dalam Dunia Kepelatihan
Setelah gantung sepatu, Zulkifli Syukur langsung merintis karier kepelatihannya. Ia memulai sebagai asisten pelatih Adhyaksa FC pada 2022-2023, kemudian melatih tim PON Sulteng untuk persiapan PON 2024 pada 2023-2024.
Kiprahnya di Persela Lamongan dimulai sebagai asisten pelatih pada Juli-September 2024. Dengan lisensi kepelatihan A AFC, ia kemudian dipercaya menjabat sebagai pelatih utama Laskar Joko Tingkir sejak September 2024.
Di bawah asuhannya, Zulkifli berhasil membawa Persela melaju ke babak delapan besar Pegadaian Liga 2. Rekor kepelatihannya cukup impresif, dengan tujuh kemenangan, tujuh kali seri, dan hanya dua kekalahan dari total 16 pertandingan.
Dengan latar belakang sebagai pemain Timnas dan pelatih yang memiliki catatan positif, peluang Zulkifli Syukur untuk mendampingi Patrick Kluivert di Timnas Indonesia sangat terbuka lebar. Apakah ia akan menjadi salah satu asisten pelatih lokal pilihan PSSI? Kita tunggu saja perkembangannya!






